Sahabatku diselingkuhi Pacarnya

 Pada akhirnya manusia dapat melewati banyak hal baegitu saja. Benar kata hawariyyun, manusia jatuh cinta cepat sekali. Kita saja yang terkadang berlebihan menyikapi.

Sepasang temanku ini awalnya kulihat sangat sangat sempurna. Sama-sama orang lauar biasa- yang kupandang satu tingkat diatasku tentunya. Dari segala sisi. Dari paras, status sosial, ekonomi (mungkin) klu yang cowok jelas. Tapi begitu mendengar ternjadi perselingkuhan, akhirnya aku menyerah.

Tidak ada yang benar-benar bisa menjamin awet tidaknya hubungan.

kecuali pernikahan karena-Nya.

tidak pernah kulihat keluarga yang benar benar sempurna. Yang ada dan paling indah- adalah keluarga yang dilandasi oleh ketaatan kpd Allah. Apakah aku terlalu agamis? Entahlah, yang jelas pandanganku seperti itu. 

Atau jika kamu tidak dapat melihat dari sudut pandangku, aku ingin bertanya, lalu model keluarga yang seperti apa yang kamu jadikan teladan?

Nikita Willy mungkin ya. Sama-sama matang secara emosional, mental, dan finansial. Keluarga Oky Setiana Dewi juga, owh keluarga ustadz Felix Y Siaw, keluarga ustadz Salim A Fillah. Perkara poligami, aku belum benar benar mengerti. Di pandanganku, itu akan sangat menyakitkan untuk istri pertama. Jadi mungkin karna ilmuku yang kurang saja. 

Tidak ada keluarga yang sempurna. Tidak ada lingkungan yang sempurna. Tidak ada benar benar senang yang sempurna. 


Pada akhirnya aku memahami bahwa kita hnaya bertanggung jawab dengan diri sendiri. Yang dihisap nanti juga amalan baik buruk diri sendiri ya kan.



Komentar